ADS

Ungkap Alasannya Elektabilitas Pkb Meroket, Cak Imin: Kerja Keras Dan Ziarah

Cak Imin memberikan orasi politik pada program Launching PKB Jabar Festival  Ungkap Sebab Elektabilitas PKB Meroket, Cak Imin: Kerja Keras dan Ziarah
Cak Imin memberikan orasi politik pada program Launching PKB Jabar Festival (dok Radarbangsa/Labieb)
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menyatakan, pragmatisme politik dari masyarakat lambat laun sudah terkikis.
Menurut Cak Imin, masyarakat ketika ini tidak lagi terbujuk dengan politik uang. Sementara seluruh kader PKB selama ini disebutnya telah dan terus bekerja keras dibarengi dengan doa demi meraih kemenangan.

Sehingga masuk akal kalau faktor tersebut menciptakan PKB mengalami kenaikan elektoral menurut hasil survei lembaga-lembaga survei nasional periode Oktober-November 2018.
"Pak Jokowi pernah nanya, kok PKB naik terus? Apa sebabnya? Saya jawab, selain kerja keras, (kader) PKB suka tiba ke kuburan ziarah. Guyonannya menyerupai itu," kata Cak Imin di GOR Padjajaran Bandung, Minggu 2 Desember 2018.
Maksud dari pernyataan itu, Cak Imin menjelaskan bahwa kader selama ini all out bekerja di tempat masing-masing, sekaligus menyempatkan diri ziarah kubur dan berdoa. Hal tersebut menciptakan para kader punya aksara dan akad yang kuat.
Wakil Ketua MPR RI ini menambahkan, selama berkarir di pemerintahan, kader PKB dia sebut selalu aspiratif dan tidak pernah ada yang terlibat masalah yang besar.
"Senakal-nakalnya tidak kebangetan. Minum enggak, judi enggak, main wanita enggak, ngobat juga enggak ada. Kalau ada ditendang. Maling juga enggak. Paling badung itu nikah siri paling maksimal. Itu kejahatan tertinggi. Enggak papa yang penting enggak ketahuan. Kalau tertangkap tangan tonjok," seloroh Cak Imin disambut tawa simpatisan yang hadir.
"Artinya apa? Karakter masyarakat PKB tidak merusak tatanan masyarakat. PKB jadi solusi nasional. SDM nya tidak mengecewakan bagus," pungkas Panglima Santri ini.

Subscribe to receive free email updates:

ADS