Jakarta - Wakil Ketua MPR RI Abdul Muhaimin Iskandar berharap tidak ada tindakan atau kecurangan yang bisa mencederai pilkada serentak 2018. Dia menegaskan, momentum pesta demokrasi ketiga yang akan diselenggarakan di Indonesia ini perlu dijaga oleh seluruh elemen bangsa.
"Kejujuran penyelenggara, perilaku saling menghargai walaupun berbeda pilihan, dan partisipasi aktif masyarakat dalam memakai hak pilihnya merupakan hal yang wajib dijaga dalam proses demokrasi," ujar politisi yang erat disapa Cak Imin dalam keterangan tertulisnya, Minggu (24/6/2018).
"Kejujuran penyelenggara, perilaku saling menghargai walaupun berbeda pilihan, dan partisipasi aktif masyarakat dalam memakai hak pilihnya merupakan hal yang wajib dijaga dalam proses demokrasi," ujar politisi yang erat disapa Cak Imin dalam keterangan tertulisnya, Minggu (24/6/2018).
Penyelenggara pemilu yang bertugas sebagai wasit dalam pilkada serentak haruslah menjaga netralitasnya. Hal tersebut diharapkan untuk menjaga kualitas demokrasi yang sedang dibangun.
"Terutama penyelenggara pemilu dari tingkat bawah hingga sentra harus menjaga netralitasnya biar pilkada serentak semakin menjadi berkualitas," ungkapnya.
Selain netralitas penyelenggara, Cak Imin juga berharap partai politik bisa menawarkan pendidikan politik yang baik bagi masyarakat. Dengan demikian, partisipasi politik masyarakat bisa semakin meningkat.
"Terutama penyelenggara pemilu dari tingkat bawah hingga sentra harus menjaga netralitasnya biar pilkada serentak semakin menjadi berkualitas," ungkapnya.
Selain netralitas penyelenggara, Cak Imin juga berharap partai politik bisa menawarkan pendidikan politik yang baik bagi masyarakat. Dengan demikian, partisipasi politik masyarakat bisa semakin meningkat.
"Salah satu ukuran keberhasilan dalam demokrasi yakni tingginya partisipasi masyarakat. Dan ini yakni kiprah dari partai politik untuk menawarkan pendidikan politik untuk masyarakat," tandasnya.
Tiga hari lagi, tepatnya pada Rabu (27/6/2018), pilkada serentak akan diselenggarakan di 171 kawasan di Indonesia yang mencakup 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten.
Tiga hari lagi, tepatnya pada Rabu (27/6/2018), pilkada serentak akan diselenggarakan di 171 kawasan di Indonesia yang mencakup 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten.
