ADS

Cak Imin Diminta Perjuangkan Gelar Pendekar Syeich Sulaiman Arrasuli

JAKARTA - Panglima Santri Nusantara, A Muhaimin Iskandar atau Cak Imin diminta untukpasang tubuh memperjuangkan Syeich Sulaiman Arrasuli yang lebih dikenal dengan sebutan Inyiak Canduang menjadi Pahlawan Nasional.

Permintaan tersebut dilontarkan pribadi oleh Rektor Universitas Negeri Padang, Prof Ganefri, PhD, Wakil Rektor, Prof Syahrial Bakhtiar dan Syahril, PhD, serta sekretaris Senat Akademik, Prof Syufiarma Marsidin ketika silaturrahim ke kediaman Cak Imin.

“Sudah kami usulkan ke Ketua Umum DPP PKB, Cak Imin semoga Fraksi PKB di DPR-RI mengawal Inyiak Canduang menjadi Pahlawan Nasional,” ujar Prof Ganefri, Selasa, 30 Januari 2018 di kediaman Cak Imin, Jl Warung Sila Ciganjur Jakarta Selatan.

Inyiak Canduang yaitu seorang tokoh ulama dari golongan Kaum Tua yang gigih mempertahankan Mazhab Syafi`i di wilayah Sumatera Barat dan sekitarnya. Dia yaitu pendiri Madrasah Tarbiyah Islamiah Candung.

Inyiak lahir di Candung, Sumatera Barat pada 1871 dan wafat pada tahun 1970. Ia juga diketahui sebagai rekan seperguruan pendiri NU, KH Hasyim Asy’ari yang istiqomah berjuang serta mencerdaskan bangsa Indonesia.

Melihat latarbelakang perjuangannya itu, berdasarkan Ganefri, Inyiak Canduang sangat layak menyandang gelar pahlawan. Kegigihannya membangun dan mendidik masyarakat sangat dirasakan keuntungannya sampai ketika ini.

“Beliau mitra seperguruan dengan KH Hasyim Asy’ari ketika berguru Islam di Makkah dengan Imam Besar Masjidil Haram Makkah, Syeich Khatib Alminangkabawi, tentu kepada Bapak Muhaimin Iskandar kita berharap," pungkas Ganefri.

Subscribe to receive free email updates:

ADS