![]() |
| Panglima Santri Nusantara, A Muhaimin Iskandar mencium tangan Pengasuh Ponpes Lirboyo, KH Anwar Mansyur (dok PKB) |
KEDIRI - Panglima Santri Nusantara, A Muhaimin Iskandar atau Cak Imin siang ini, Selasa 6 Februari 2018, menghadiri silaturrahim bersama masyayikh dan pengasuh Pondok Pesantren se Jawa Timur.
Bertempat di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, ratusan masyayikh dari sejumlah kawasan dengan khidmat mengikuti program tersebut.
Sebelum pertemuan tersebut digelar, Cak Imin terlebih dahulu sowan ke pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, KH Anwar Mansyur.
Selayaknya seorang santri, Cak Imin pribadi sungkem dan memeluk erat Kiai kharismatik ini. Keduanya kemudian terlibat percakapan santai sembari menikmati hidangan yang telah disiapkan.
Kiai yang bersahabat dipanggil Mbah War ini ialah salah satu penerus tapak tilas usaha para tokoh-tokoh pendahulunya di Pondok Pesantren yang populer teguh terapkan model pembelajaran salaf itu.
Beliau alim dan kukuh mempertahankan nilai pendidikan tradisional di Lirboyo, menyerupai yang ditanamkan para tokoh sebelumnya; KH. Abdul Karim, KH. Marzuqi Dahlan dan KH. Mahrus Aly.
Mbah War ketika ini diketahui juga menjabat sebagai Ketua Dewan Syuro DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur.
Selang beberapa saat, keduanya pribadi menuju lokasi silaturrahim, tak jauh dari kediaman Mbah War.
Nampak hadir dalam silaturrahim masyayikh itu Calon Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf, Ketua DPW PKB Jatim, Abdul Halim Iskandar dan sejumlah tokoh lainnya.
Sedangkan tema yang diangkat pada silaturrahim itu ialah "Menjaga Marwah Kyai dan Menjamin Amanah Umat untuk Kebajikan Jawa Timur".
