Beberapa pihak sebelumnya, sudah menyatakan santunan terhadap Jokowi dan Muhaimin Iskandar sebagai pasangan Capres-Cawapres 2019.
Koordinator Relawan Jokowi-Cak Imin Pe Tamang Yanto Hasan menyampaikan santunan mereka kepada dua tokoh tersebut mempunyai dasar yang kuat.
Menurutnya, Jokowi sebagai presiden ketika ini sudah banyak melaksanakan pembangunan infrastruktur hampir di seluruh Indonesia khususnya di daerah Indonesia timur.
"Indonesia Timur menjadi prioritas utama. Bukan hanya mengejar pembangunan infrastruktur fisik dan perhubungan antar pulau serta daerah ekonomi khusus, Jokowi juga mendorong proses pembangunan sebagai obrolan dan kehendak bersama antara pemerintah dan rakyat. Ini pencapaian yang terlupakan dimasa sebelumnya," kata Yanto dalam keterangan pers yang diterima wartawan di Jakarta, Selasa (23/1/2018).
Yanto menilai, Maluku Utara telah mendapat perhatian serius dari Presiden Jokowi.
Sementara di pelabuhan bahari di wilayah Halmahera Tengah, Halmahera Timur, dan Morotai, Jokowi juga membagikan ribuan sertifikat tanah kepada masyarakat, dan melaksanakan peningkatan desa berlistrik sampai 882 Desa dari 1.199 Desa.
"Fakta ini sebagian ukuran betapa Jokowi serius melaksanakan mandat Nawacita yaitu Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa dalam kerangka NKRI," katanya.
Yanto menambahkan, sosok yang dinilai sempurna mendampingi Jokowi untuk melanjutkan program-program tersebut yakni Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.
"Cak Imin secara konsisten mempraktekkan garis politik pro-rakyat, nasionalis, dan visioner. Kemampuannya dalam menjaga keseimbangan politik nasional telah memperlihatkan sumbangsih besar bagi keterdidikan bangsa dalam lapangan politik kekuasaan, kebangsaan, dan kerakyatan," katanya.
Dengan latar belakang tersebut, Yanto yakin Cak Imin bisa menjadi pendamping ideal bagi Jokowi di 2019 nanti.
"Jokowi membutuhkan pasangan yang tidak hanya visioner tapi juga siap bekerja untuk Indonesia tanpa kenal lelah. Sosok ini ada pada diri Muhaimin Iskandar. Semangat memajukan bangsa dan Negara bersumber dari spirit sejarah, ke-Indonesiaan total yang selama ini tertanam kokoh pada diri Cak Imin," katanya.
Demi mengokohkan realisasi aktivitas Nawacita dan Persatuan Nasional Indonesia maka Cak Imin dianggap layak untuk berpasangan dengan Jokowi dalam periode Kepemimpinan Nasional 2019-2024.
"Untuk tercapainya maksud ini, kami dari banyak sekali unsur mendeklarasikan pada hari ini berdirinya Relawan Jokowi-Cak Imin Pe Tamang di Maluku Utara dengan tiga cita-cita utama yang kami perjuangkan," katanya.
Harapan tersebut yakni terlaksananya seluruh aktivitas Nawacita secara konsisten disegala bidang tanpa diskriminasi politik, agama, suku, golongan, dan wilayah.
Kedua persatuan nasional dan kesetiaan kepada garis politik pembangunan berwatak kerakyatan.
"Ketiga skala prioritas pembangunan di wilayah timur Indonesia terus ditingkatkan tidak hanya dalam segi pembangunan fisik tapi juga pembangunan sumber daya manusia," kata Yanto.
Sumber : Tribun Banten
