Liputan6.com, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK menitipkan pesan untuk Ketua dewan perwakilan rakyat RI Bambang Soesatyo, pengganti Setya Novanto. Dia menginginkan, di kepemimpinan Bambang, dewan perwakilan rakyat kembali mendapat kepercayaan dari masyarakat.
Dia juga berharap dewan perwakilan rakyat dapat bekerja efektif di tangan mantan Ketua Komisi III dewan perwakilan rakyat RI itu.
"Mengelola dewan perwakilan rakyat itu sanggup diandalkan oleh masyarakat, meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada DPR. Kedua juga mengefisienkan anggaran, mengakibatkan dewan perwakilan rakyat betul-betul produktif," ucap Jusuf Kalla di kantornya, Jakarta, Selasa (16/1/2018).
Dia ingin DPR sanggup menghasilkan banyak undang-undang tahun ini. Terutama rancangan undang-undang yang telah menumpuk beberapa tahun terakhir.
"Katakanlah undang-undang, jangan hanya setahun hanya 6, tapi naiklah. Sehingga dewan perwakilan rakyat itu lebih betul-betul jadi legislatif yang baik. Tugas Bambang Soesatyo itu," terang JK.
Pada sisi lain, terkait proses hak angket KPK yang juga diketuai Bambang, JK meminta harus segera diselesaikan. "Ya janjinya Bambang begitu selesai segera. Bila perlu hari ini kan," pungkas Jusuf Kalla.
Dilantik
Bambang Soesatyo resmi menjadi Ketua dewan perwakilan rakyat sehabis dilantik Mahkamah Agung. Pemilihan laki-laki yang karib disapa Bamsoet ini juga telah disetujui oleh para anggota dewan perwakilan rakyat dalam rapat paripurna.
Bambang Soesatyo pribadi diambil sumpah jabatannya di Gedung dewan perwakilan rakyat oleh Ketua Mahkamah Agung (MA) Hatta Ali.
"Bambang Soesatyo, Ketua DPR, saudara wajib bersumpah berdasarkan agama Islam, apakah Anda bersedia?" tanya Hatta Ali.
"Saya bersedia," jawab Bambang.
"Demi Allah aku bersumpah bahwa aku akan memenuhi kewajiban aku sebagai ketua dewan perwakilan rakyat dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya sesuai dengan peraturan perundangan dengan berpedoman pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Bahwa saya, dalam menjalankan kewajiban akan bekerja dengan sungguh-sungguh demi tegaknya kehidupan demokrasi serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara dari pada kepentingan pribadi, seseorang, dan golongan. Bahwa aku akan memperjuangkan aspirasi rakyat yang aku wakili untuk mewujudkan tujuan nasional demi kepentingan bangsa dan negara," Bambang bersumpah.

