Jakarta – Konstelasi Politik 2019 mendatang diyakini akan diramaikan oleh Politisi muda. Hal itu disampaikan oleh Pengamat Politik Universitas Gajah Mada Ari Sujito. Menurutnya, sudah waktunya tokoh-tokoh muda untuk tampil memimpin Negara. “Bagi politikus tua, harus sadar diri tidak akan menerima derma masyarakat,” ujar Ari Sujito mengutip Tempo, Senin (30/10).
Ada beberapa nama tokoh muda yang layak diperhitungkan dalam kontestasi politik 2019. Diantaranya ada Abdul Muhaimin Iskandar (PKB), Romy (PPP), Agus Harimurti Yudhoyono (Demokrat), TGB Zainul Majdi (Gubernur Nusa Tenggara Barat), Hari Tanoesoedibjo, Gatot Nurmantyo, dan Zulkifli Hasan.
Secara umum, Ari menilai partai politik tidak mempunyai sistem pengkaderan yang baik dalam membina generasi muda. Hal itu menciptakan partai politik hanya menampilkan tokoh yang itu-itu saja. “Hanya beberapa partai yang mempunyai kader muda berkualitas dan berkompetensi,” katanya.
Jika memenangi pilpres 2019, ujar Ari, parpol harus menyiapkan kader muda. “Yang muda yang bakal memilih kemenangan,” ucapnya
Dari beberapa nama tokoh politik muda, ia memprediksi Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar akan menerima banyak dukungan. Menurut Ari, Cak Imin, sapaan Muhaimin Iskandar, mempunyai segudang pengalaman organisasi dan politik. Selain itu, Cak Imin dianggap teruji mempunyai kemampuan membangun koalisi dengan siapa saja, sepanjang sesuai dengan garis PKB dan kemaslahatan umat.
Ari merasa Cak Imin tidak akan repot mencari pendamping serta tak sulit menjajaki koalisi dengan partai politik lain dalam pilpres 2019. “Akan banyak yang meminang Cak Imin,” tuturnya. (Abs/red)
